Berita & Publikasi

Pencatatan Hasil Tangkapan Nelayan Ungkap Stok Udang di Jawa Tengah Diduga ‘Fully Exploited’

Oleh: Buguh Tri Hardianto(Capture Fisheries Officer) -  


Pemaparan hasil analisa Logbook kepada nelayan KUB. Usaha Bersama“Tak kenal maka tak sayang,” pepatah yang tepat dalam menggambarkan bagaimana harusnya kita mengelola sumber daya perikanan. Jika tidak mengenal sumber daya yang kita miliki, banyak dari kita yang tidak menyayangi dan cenderung memanfaatkannya secara tidak bertanggung jawab.

Cara terbaik bagi nelayan untuk mengenal sumber daya perikanan adalah dengan melakukan pencatatan hasil tangkapan atau logbookMenurut Kepmen KP No. 48 tahun 2014, logbook penangkapan ikan adalah laporan harian tertulis nakhoda/nelayan mengenai kegiatan perikanan dan operasional harian kapal penangkap ikan.

Pencatatan logbook produksi perikanan juga digencarkan oleh PT Cassanatama Naturindo, sebuah perusahaan pengolah udang tangkap di Jawa Tengah, bersama nelayan supplier-nya. PT Cassanatama Naturindo adalah perusahaan anggota Seafood Savers, inisiatif WWF-Indonesia untuk memfasilitasi pelaku bisnis seafood dalam pemanfaatan sumber daya perikanan berkelanjutan sejak 2009.

Pencatatan logbook secara mandiri dilakukan oleh nelayan penyuplai udang PT Cassanatama Naturindo, yaitu KUB. Manunggal Kasih, KUB. Sinar Bahari, dan KUB. Bintang Samudera sejak Februari 2017. Selain menyajikan informasi bagi para nelayan, data logbook juga menjadi dasar bagi tim Fisheries Science WWF-Indonesia dalam melakukan pendugaan stok udang di Pati dan Demak.

Dengan menyandingkan antara data logbook dengan data statistik produksi perikanan Provinsi Jawa Tengah dari Badan Pusat Statistik tahun (BPS) 2011-2017, didapatkan informasi bahwa status stok udang di Pati dan Demak masuk dalam kategori fully exploited atau pemanfaatan penuh.

“Ini artinya, stok udang di perairan tersebut harus dikelola dengan baik untuk menjaga agar statusnya tidak terus meningkat hingga over exploited (overfishing) atau pemanfaatan berlebih,” ungkap Oktavianto  Prastyo Darmono, Fisheries Science Officer WWF-Indonesia pada kegiatan Diseminasi Hasil Analisis Logbook Nelayan (18/09/2018) yang digelar WWF-Indonesia bersama PT Cassanatama Naturindo.

Kegiatan ini dilakukan di dua lokasi, yaitu di Morodemak, Kabupaten Demak oleh KUB. Sinar Bahari dan KUB. Bintang Samudera dan di Banyutowo, Kabupaten Pati oleh KUB. Manunggal Kasih.

Analisis yang menunjukkan komposisi hasil tangkapan, perbandingan hasil tangkapan per upaya tangkap (CPUE), laju tangkapan dan tren pendapatan nelayan akan dianalisis lebih mendalam dengan menimbang fluktuasi musim penangkapan udang para nelayan membandingkan biaya operasional dengan hasil tangkapan per bulannya.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui lama operasi penangkapan udang yang paling efektif dan produktif. Sehingga nelayan bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal nantinya.

Para nelayan sangat antusias dalam memahami informasi yang diberikan dalam kegiatan diseminasi hasil analisis logbook ini. Masukan dan pertanyaan banyak diajukan nelayan saat diskusi terkait fluktuasi musim tangkap dan lama operasi penangkapan.

“Harus juga menimbang lokasi penangkapan Mas, dalam menghitung lama operasi penangkapan yang efektif. Karena lama perjalanan menuju lokasi penangkapan juga berbeda-beda setiap nelayan,” ungkap Setya Utomo, Ketua KUB. Manunggal Kasih.

Langkah Selanjutnya untuk Selamatkan Stok Udang Jawa Tengah

udang_banana_hasil_tangkapan_nelayan_menggunakan_jaring_gondrong__copyright__buguh__t_

Hasil analisis data logbook yang dilakukan dan dipaparkan oleh tim Fisheries Science WWF Indonesia menunjukan bahwa data logbooktidak hanya bermanfaat bagi dasar pengelolaan sumber daya udang, tetapi juga analisis usaha dan produksi nelayan.

Stok ikan adalah kunci keberlanjutan mata pencaharian nelayan dan logbook menjadi salah satu pusat informasinya. WWF akan terus memperdalam analisis ini dengan melibatkan pihak lain yang memiliki kapabilitas.

Ke depannya, WWF-Indonesia dan PT Cassanatama Naturindo akan mengajak Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Universitas Diponegoro, serta para peneliti untuk bersama melakukan kajian yang lebih mendalam terkait stok udang ini.

Dalam langkah awal, PT. Cassanatama Naturindo juga berkomitmen untuk menginvestasikan sumber daya dalam aktifitas enumerasi pengumpulan data biologis, komposisi hasil tangkapan dan historical catch untuk kebutuhan kajian stok. Sehingga kajian tersebut dapat dipublikasikan dan sekaligus membuat strategi yang tepat sebagai dasar pengelolaan perikanan udang di Demak dan Pati.

Adanya logbook sangat bermanfaat sebagai data dasar dalam rancangan pengelolaan dan juga menentukan efektifitas usaha nelayan. Pengelolaan pemanfaatan sumber daya udang bukan hanya menjamin kelestarian alam, namun juga menjamin keberlanjutan mata pencaharian para nelayan, usaha produsen seafood dan juga keberlanjutan konsumsi produk-produk perikanan.

Berita Terakhir