Berita & Publikasi

PT MUSTIKA MINANUSA AURORA Menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama Pra-Anggota Seafood Savers

Oleh: Niki Nofari(Seafood Savers Officer) -  


Photo : M Rustam H
Photo : M Rustam H

Senin, 14 Juli 2014, Seafood Savers menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Mustika Minanusa Aurora (PT MMA), perusahaan budi daya udang yang berlokasi di Tarakan, Kalimantan Utara. Sebagai tindak lanjutnya, kedua belah pihak juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pra-Anggota yang artinya kedua belah pihak menyepakati upaya-upaya perbaikan kegiatan budi daya perikanan, khususnya untuk komoditas udang windu (black tiger shrimp). Kerja sama ini merupakan contoh yang ideal dalam skema keanggotaan di Seafood Savers karena tidak hanya melibatkan PT MMA sebagai produsen, namun buyer mereka di Jepang bersama WWF-Jepang turut berperan aktif dalam program perbaikan menuju perikanan yang berkelanjutan.
Hubungan antara PT MMA dengan WWF-Indonesia sudah terjalin baik sejak tahun 2006, khususnya dalam proyek rehabilitasi mangrove di Tarakan. “Kami ingin memperluas upaya perbaikan lingkungan, dan keanggotaan kami di Seafood Savers merupakan wujud nyata tersebut,” ujar Victor Wu, President PT MMA.
Dalam jangka waktu 9 bulan ke depan, ada beberapa hal yang direkomendasikan Seafood Savers kepada PT MMA, sebagaimana tercantum dalam Perjanjian Kerja Sama Pra-Anggota, di antaranya :
Sosialisasi kepada petambak supplier akan bahayanya menggunakan bahan kimia terlarang
Rehabilitasi lahan mangrove di sejumlah wilayah tambak supplier
Penyediaan benur yang sehat
Mengadakan Partisipatory Social Impact Assessment Survey pada tambak supplier terpilih
Membangun sistem keterlacakan (traceability) produk.
Dalam kesempatannya, Dr. Efransjah CEO WWF-Indonesia menegaskan, “Dalam kerja sama dengan perusahaan, WWF-Indonesia tidak berkepentingan apapun selain daripada isu sustainability itu sendiri.” Hal ini bermaksud untuk menghindari adanya conflict of interest antara kedua belah pihak. Selain itu, beliau juga menyatakan bahwa kerja sama yang telah dicanangkan ini harus segera diimplementasikan secara nyata di lapangan.

Photo : M Rustam H
Photo : M Rustam H

WWF-Indonesia sangat menyadari pentingnya waktu dalam sebuah perencanaan, begitu juga dengan perusahaan yang harus berpacu dengan waktu untuk mencapai sebuah target bisnis. “Kita harus berpatokan pada goals yang telah ditetapkan agar kerja sama ini menunjukkan kemajuan dan WWF-Indonesia beserta (secara tidak langsung) jaringan WWF, mempertaruhkan reputasi dan kredibilitasnya di sini,” tambah Dr. Efransjah. Sebagai penutup, WWF-Indonesia menginginkan kerja sama ini dapat berjalan sesuai dengan harapan dan dapat dijadikan contoh baik bagi perusahaan lain demi keberlanjutan sumber daya alam bersama, yang artinya juga keberlanjutan bisnis itu sendiri.

Berita Terakhir